Rusia Minta Diplomat dan Warga Asing Tinggalkan Kyiv
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia pada hari Sabat mengeluarkan seruan baru agar para diplomat dan warga asing meninggalkan Kyiv, sambil memperingatkan akan adanya serangan 'besar-besaran' yang baru. Peringatan ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia. Moskow telah beberapa pekan meningkatkan serangan terhadap ibu kota Ukraina, termasuk target infrastruktur vital, sebagai bagian dari kampanye serangan pesawat nirawak (drone) dan rudal yang dilancarkan secara berkala. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa ia sebelumnya telah mendesak warga asing dan diplomat di Kyiv untuk tidak lagi berada di kota tersebut. Namun, pernyataan tersebut juga menyampaikan keprihatinan bahwa tidak semua pihi yang diingatkan mematuhi seruan tersebut, dan ada individu yang secara sadar menempatkan diri dalam bahaya. Rusia menegaskan bahwa situasi di Kyiv semakin berbahaya, terutama bagi warga asing yang belum meninggalkan kota.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 05.42
NATO Gelar Latihan Dekat Rusia, Putin Ancam Pakai Senjata Nuklir Jika Diserang
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.00
Putin Warning Dunia, Sebut Nuklir Bisa Dikerahkan Jika...
Berita terkait
Sempat Berhenti Saat Kunjungan Utusan AS, Rusia Kembali Gempur Ukraina
Detik.com · 8 September 2026 pukul 17.12
Utusan AS Pergi, Rusia Langsung Hujani Kyiv dengan Rudal Balistik
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.17
Ibu Kota Ukraina Dihujani Rudal Rusia, 9 Orang Tewas-Puluhan Lainnya Luka
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 15.35
Rusia Tangkap Jenderal Seniornya di Tengah Perang Melawan Ukraina, Ada Apa?
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 09.03