Rusia Tiba-Tiba Warning: Eksistensinya Terancam-Sebut Ini Harga Mati
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev menyatakan bahwa satu-satunya cara mempertahankan eksistensi Rusia adalah melalui kemenangan mutlak dalam konflik Ukraina. Medvedev menegaskan hal ini dalam forum pemuda "Territory of Meanings" dan menilai Barat terus berupaya menghancurkan Rusia melalui Kyiv.
Medvedev mengklaim Rusia menghadapi tantangan tanpa preseden akibat gelombang sanksi dan tekanan politik Barat. Ia menyebut negara-negara Barat memanfaatkan Ukraina sebagai pemukul untuk meruntuhkan Rusia, karena menaruh kebencian terhadap Rusia yang dianggap besar, kuat, mandiri, dan tidak bisa diperintah pihak asing. Meski partai politik dalam negeri berbeda pendapat soal ekonomi dan sosial, mereka dituntut bersatu dalam isu kelangsungan negara.
Presiden Vladimir Putin juga menegaskan bahwa tidak ada pihak yang bisa mematahkan semangat rakyat Rusia. Putin menambahkan bahwa sanksi Barat gagal merusak Rusia dan justru menimbulkan kerugian terbesar bagi negara-negara Eropa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 10.37
Rusia Luncurkan Serangan Rudal Balistik ke Ukraina, Ledakan Terdengar di Kiev & Kota Lainnya
Berita terkait
Turki Pilih Mendekat ke AS Dibandingkan Rusia
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.40
201 Drone Ukraina Serbu Moskow, Rusia Bombardir Kyiv
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 18.25
Bisa Bom Rumah Putin, Ini Kecanggihan Rudal Buatan Ukraina
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.40
Bisnis Perang dengan Rusia, Hujan Duit Buat Diktator Korut
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 10.10