Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Saat Para Gen Z di China Nge-stan Profesor yang Berani Bahas Anxiety

Generasi Z di China kini mengagumi Profesor Biao Xiang, seorang antropolog berusia 54 tahun yang berani membahas isu kecemasan dan tekanan yang dihadapi oleh anak muda. Biao Xiang, yang kini menjadi direktur Max Planck Institute for Social Anthropology di Jerman, dikenal dengan pendekatannya yang tidak hanya mengkonsolerasi tetapi juga secara akademis mengaitkan tekanan pribadi dengan faktor-faktor makro seperti ketidakpastian pasar kerja dan dampak urbanisasi. Ceramahnya sering kali menghasilkan penonton penuh, bahkan disiarkan langsung, dan menimbulkan fenomena baru seperti ungkapan 'Jika ragu, tanyakan saja pada Biao Xiang'.

Xiang menekankan bahwa banyak generasi muda terjebak dalam pola validasi berulang melalui ujian, pekerjaan, dan status sosial, yang justru menyebabkan kecemasan dan kelelahan mental. Ia menawarkan perspektif baru dengan istilah seperti 'Mengambang' untuk menggambarkan orang yang bekerja tanpa henti, dan 'Lingkungan Terdekat' untuk menggambarkan betapa anak muda sering mengabaikan hal-hal yang dekat sekaligus penting. Menurutnya, solusi bukanlah instan tetapi membutuhkan pemahaman diri dan makna hidup yang lebih dalam.

Isu kecemasan ini semakin terasa di tengah ekonomi yang melambat pasca-pandemi dan ketidakpastian sektor properti. Tingkat pengangguran kaum muda pernah mencapai 21,3% sebelum data tersebut dihentikan pemerintah pada 2023. Fenomena seperti 'lying flat' dan 'involusi' menjadi cerminan dari kelelahan generasi yang merasa tidak ada ruang untuk bertumbuh. Biao Xiang menjadi suara yang jarang di China yang berani menyentuh isu sensitif ini dengan pendekatan akademis dan empatik.

Berita terkait