Sains yang Membumi: Kontribusi Ukrida bagi Inovasi Negara Berkembang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Peringatan Hari Sains, Teknologi, dan Inovasi Internasional untuk Negara-Negara Selatan menjadi momentum bagi Indonesia, khususnya Ukrida, untuk mendorong inovasi yang 'membumi'. Meskipun penetrasi ponsel mencapai 68,65%, kepemilikan komputer rumah tangga baru 18,52%, menunjukkan kesenjangan akses perangkat produktif. Indonesia saat ini berada di peringkat 55 dari 139 negara dalam Global Innovation Index 2025, yang menandakan perlunya penguatan hilirisasi inovasi agar tidak sekadar menjadi pengguna teknologi asing.
Ukrida berupaya menjawab tantangan ini melalui kolaborasi multidisiplin yang menggabungkan klaster kesehatan, teknologi cerdas, manajemen, psikologi, dan sastra untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat. Beberapa capaian telah terlihat, seperti medali emas mahasiswa Kedokteran di International Science Project Competition 2026 melalui riset tanaman sungkai. Fokus utama ke depan adalah memperpendek jarak antara penelitian akademik dan implementasi praktis guna memberikan dampak nyata bagi pelayanan publik dan ekonomi.
Bagikan
Berita terkait
Untar Dorong Riset Kampus Berdampak bagi Masyarakat
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.58
Bangga! LG MRGB evo AI Lahir dari Tangan Talenta Indonesia, Siap Rajai Pasar TV Premium
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 22.48
Indonesia Perkuat Ekosistem Inovasi lewat Forum Teknologi Dunia
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.08
Niriksagara Kembangkan AI untuk Tentukan Prioritas Infrastruktur Indonesia
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 13.03