Sangat Emosional, Watchdog Terpikat Penonton Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Watchdog, duo asal Prancis, tampil dalam rangkaian Road to The Papandayan Jazz Festival di The Papandayan Hotel, Kota Bandung, pada Sabtu (1/8/2026) malam. Mereka menolak mengotak-ngotakkan musik ke dalam genre seperti jazz atau klasik, dan menganggap musik sebagai bahasa emosional yang utama untuk menyampaikan perasaan. Pierre Horckmans dan Anne Quillier menekankan bahwa karya mereka tidak terikat pada ekspektasi genre tertentu.
Pierre memiliki latar belakang musik klasik yang juga akrab dengan rock, elektronik, dan indie, sementara Anne memulai perjalanan musik secara otodidak sebelum menempuh pendidikan di konservatori. Perbedaan pengalaman ini menjadi kekuatan Watchdog, memungkinkan mereka mencampur berbagai pengaruh dengan leluasa. Meskipun banyak mengandalkan improvisasi, permainan mereka tetap terarah karena hubungan musikal yang terjalin lebih dari 15 tahun, sehingga mereka memahami bahasa musik satu sama lain tanpa banyak komunikasi lisan.
Bagikan
Berita terkait
Ubud FolkFest 2026: Merayakan Pesta Rakyat Melalui Sinergi Musik, Seni & Budaya
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 23.33
Hari Terakhir Parti Libur 2026, Seringai Hingga Ndarboy Genk Siap Beraksi
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.11
Porak Poranda, Ordinari Merekam Kekacauan Pikiran
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.07
Kesal Kalah Judi Online, Pemuda di Ogan Ilir Nekat Bakar Rumah Sendiri
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 02.05