Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

SAR Bali: Sudah Tidak Ada Penumpang-ABK di KMP Putri Yasmin

Kapal Motor Penumpang (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di perairan Pantai Sekotong, Lombok Barat, NTB, tidak lagi mengandung penumpang atau anak buah kapal (ABK). Hal ini berdasarkan hasil pemantauan udara dan laut yang dilakukan Tim SAR gabungan Bali. Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, menyatakan bahwa operasi pencarian telah dilakukan selama sekitar 1 jam 40 menit menggunakan alat utama helikopter dari SGI Air Bali. Selain pencarian dari udara, tim juga melakukan pencarian di laut dan bahkan masuk ke dalam kapal terbakar. Namun, tidak ditemukan adanya penumpang atau ABK di kapal atau di sekitarnya. Tim juga menemukan lima liferaft atau perahu karet di permukaan air, tetapi tidak ada korban atau penumpang yang ditemukan di dalamnya.

Sebanyak 173 korban telah berhasil dievakuasi dari kapal tersebut. Evakuasi dilakukan menggunakan beberapa kapal, termasuk KN SAR 220 Mataram, Portlink II, KAL Lembar, Yacht 'no comment', kapal Polairud, dan Yacht 'stell here'. Dari jumlah tersebut, 59 korban dievakuasi dengan KN SAR 220 Mataram, 35 korban dengan Portlink II, 18 korban dengan KAL Lembar, dan 58 korban dengan Yacht 'no comment'. Yacht 'stell here' berhasil mengevakuasi 3 korban, termasuk satu korban yang dinyatakan meninggal dunia.

KMP Putri Yasmin dilaporkan sedang melintasi dari Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali, menuju Pelabuhan Lembar di Lombok Barat, NTB. Kebakaran kapal terjadi sekitar pukul 04.39 WITA dan dilaporkan oleh Nakhoda Rescue Boat (RB) 220 Mataram, Nurdin, ke Kantor SAR Mataram. Lokasi kejadian berada di koordinat 8°43'12.37"S - 115°47'35.93"E, sekitar 16,84 Mil Laut dari posisi RB 220 Mataram.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait