SAR UPN Yogyakarta Kirim Bantuan Logistik dan Medis untuk Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim Search and Rescue (SAR) UPN Veteran Yogyakarta mengirimkan bantuan logistik dan medis kepada korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Kabupaten Manggarai Barat. Bantuan diserahkan langsung untuk mempercepat penanganan pascabencana. Komandan SAR UPN Veteran Yogyakarta, Lilik Indriharta, menyatakan bahwa timnya bertugas membantu pendataan logistik yang masuk melalui jalur udara dan laut dari berbagai kementerian dan lembaga. Selain itu, tim juga ditunjuk oleh BPBD Kabupaten Manggarai Barat untuk mendistribusikan obat-obatan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI ke seluruh puskesmas di wilayah tersebut.
UPN Veteran Yogyakarta juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 29.740.000 hasil penggalangan dana dari 20 hingga 29 Agustus 2026. Dana tersebut digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti sembako, makanan bayi, pakaian, sarung, pembalut, popok, dan terpal untuk hunian sementara. Menurut Lilik, keberadaan Tim Siaga Bencana di tingkat desa sangat penting karena respons cepat di level daerah dapat membantu BPBD lebih efisien dalam menyusun peta topografi, mengidentifikasi permukiman terisolasi, dan menentukan kebutuhan logistik berdasarkan jumlah warga terdampak.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk kementerian dan lembaga, diharapkan penanganan bencana di NTT dapat berjalan lebih terkoordinasi dan efektif, sehingga para korban dapat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.
Bagikan
Berita terkait
Hari Kedua Pasca Gempa NTT, Seskab Teddy: Bantuan Logistik Terus Didatangkan, Pastikan Kebutuhan Masyarakat Terdampak Terpenuhi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.57
Solidaritas untuk Korban Gempa NTT, Baznas (Bazis) DKI Jakarta Siapkan 10.000 Porsi Makanan
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 14.09
Baznas Salurkan Bantuan Logistik untuk Penyintas Gempa di Pulau Palue
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 22.34
Update Gempa NTT: 111 Korban Jiwa, 9 Ribu Gempa Susulan
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 17.43