Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Satgas PRR Perkuat Koordinasi Tangani Bencana Susulan di Sumatera

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat koordinasi penanganan banjir dan longsor susulan di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurut Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian, bencana susulan menyebabkan kerusakan berulang pada infrastruktur yang sudah diperbaiki, termasuk jalan dan sungai yang terendam banjir bandang. Hal ini menghambat akses masyarakat ke layanan dasar dan kebutuhan pokok.

Dalam rapat koordinasi di Posko Nasional, Tito menyoroti kasus banjir bandang di Aceh Tenggara dan Kabupaten Solok, serta banjir susulan di Tapanuli Tengah dan Pidie Jaya. Akses jalan dari Bireuen ke Gayo Lues juga kembali rusak akibat longsor setelah dibuka kembali. Untuk menangani dampaknya, Satgas PRR bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum, BNPB, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. Upaya meliputi pembukaan jalan menuju Kota Padang dan dukungan sosial yang akan dikoordinasikan dengan Menteri Sosial.

Tito juga menekankan pentingnya penanganan sedimentasi sungai agar tidak menyumbat aliran air dan mengurangi risiko banjir. Selain itu, 97 titik sekolah perlu dilokasikan kembali karena lahannya hilang atau berada di kawasan rawan. Satgas PRR akan mengkoordinasikan pengadaan tanah dengan pemerintah daerah dan memperbaiki akses jalan menuju sekolah agar proses belajar mengajar tetap berjalan.

Berita terkait