Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Satgas PRR Sinkronkan TKD & Program K/L untuk Pemulihan Pasaman Barat

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) menyelaraskan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp 128,39 miliar dengan program kementerian dan lembaga di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, untuk pemulihan pascabencana. Kebutuhan pemulihan awalnya Rp 673 miliar, namun setelah pemutakhiran meningkat menjadi sekitar Rp 1,19 triliun yang mencakup infrastruktur, pengendalian banjir, irigasi, hunian, dan kebutuhan lintas sektor. Dari total TKD, Rp 107,64 miliar dialokasikan untuk infrastruktur, Rp 11,81 miliar untuk urusan lainnya, dan Rp 8,95 miliar untuk kesehatan, sesuai Peraturan Bupati Nomor 8 Tahun 2026.

Penyerapan dana TKD perlu dipercepat karena tahun anggaran memasuki semester kedua. Pemerintah pusat telah memprogramkan 10 kegiatan kementerian dan lembaga pada 2026-2028, termasuk pembangunan sistem air minum, rehabilitasi fasilitas kesehatan dan pendidikan, serta penanganan jalan dan jembatan. Pemulihan rumah warga berjalan, dengan 37 rumah rusak ringan, 15 sedang, dan 28 berat. Penyerapan dana stimulan untuk rumah ringan dan sedang mencapai 63,78 persen, dengan progres fisik lebih dari 80 persen dan target di atas 95 persen.

Koordinasi lintas wilayah dilakukan untuk pengendalian banjir dan normalisasi sungai, seperti Sungai Batang Natal Bantahan dan Sungai Batang Pasaman. Rapat koordinasi pada 28 Juli 2026 melibatkan BPBD, Bappeda, Dinas PUPR, BNPB, dan kementerian terkait untuk memastikan tidak ada tumpang tindih program dan percepatan pemulihan.

Berita terkait