Sawit Rakyat Menua di Atas 25 Tahun, Program PSR Mendesak Dilakukan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Pusat Studi Sawit IPB University, Budi Mulyanto, menilai percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mendesak untuk menjaga pasokan bahan baku mendukung hilirisasi kelapa sawit nasional. Hampir 50 persen perkebunan sawit nasional dikelola petani rakyat, dengan mayoritas tanaman berusia di atas 25 tahun dan mengalami penurunan produktivitas. Budi menegaskan tanpa peremajaan, program hilirisasi tidak akan terwujud karena produksi menentukan keberhasilan hilirisasi.
Percepatan PSR memerlukan kebijakan afirmatif berbasis kepastian, kemanfaatan, dan keadilan, yang memberikan kemudahan administratif serta penyelesaian legalitas lahan bagi petani. Budi menilai kinerja Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam menyalurkan dana dukungan peremajaan sudah berjalan sangat baik dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola bertanggung jawab.
Bagikan
Berita terkait
Indonesia Berpeluang Jadi Produsen Biogas Sawit Terbesar Dunia
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.17
BRIN dan PASPI Dorong Pemanfaatan Potensi Biogas Limbah POME
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 14.50
Swasembada Energi Prabowo Lewat B50 Hemat Rp170 Triliun, Akademisi Dorong Dana Dioptimalkan untuk Teknologi
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 08.52
BPDP Dorong Transformasi Sawit Berkelanjutan melalui Borneo Forum 2026
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.07