Sebanyak 55 Korban Meninggal Dunia dan 132 Luka-Luka Pasca Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menewaskan 55 orang dan melukai 132 orang per 17 Agustus. Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) masih berlangsung pada hari ketiga, dipimpin langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Kabupaten Manggarai Timur, salah satu wilayah paling parah terdampak.
Basarnas mengerahkan 119 personel tersebar di enam kabupaten: Nagekeo, Ende, Manggarai Timur, Sikka, Manggarai Barat, dan Manggarai, didukung 7 kru helikopter HR 3604. Secara keseluruhan 711 personel dari TNI, Polri, BPBD, BMKG, PMI, Kementerian Perhubungan, Pelindo, Pelni, pemerintah daerah, dan masyarakat turut terlibat. Syafii mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan dan menghindari bangunan rawan roboh, serta menegaskan pentingnya kebersamaan dalam penanganan bencana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
Kabasarnas: Manggarai Timur Salah Satu Wilayah Terdampak Paling Parah
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.43
BNPB Update Korban Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.43
Legislator Asal NTT Cerita Dampak Gempa: Warga Masih Trauma
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.10
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Berita terkait
Korban Jiwa Gempa NTT Capai 53 Orang, Manggarai dan Manggarai Timur Terdampak Paling Parah
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.59
Update, Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 53 Orang
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.40
Update Dampak Gempa NTT: Lebih dari 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 09.24
Update Gempa M7,7 NTT: 47 Orang Tewas dan 346 Rumah Rusak
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 20.18