Sedang Kemarau, 55 Hektare Lahan Pertanian di Bantul Malah Terendam Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saat kebanyakan lahan pertanian di Yogyakarta kekeringan akibat kemarau, 55 hektare lahan di Bantul malah terendam banjir. Genangan air ini melanda dua wilayah: Kalurahan Srigading (20 hektare padi) dan Kalurahan Tirtohargo (30 hektare padi, 5 hektare bawang merah). Pemerintah Kabupaten Bantul turun tangan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk membuka aliran air tersumbat agar genangan segeri surut. Kepala DKPP Joko Waluyo menjelaskan fenomena ini terjadi setiap tahun akibat kombinasi pasang naik air laut dan jalur pembuangan tersumbat, sehingga air tak bisa mengalir ke muara Sungai Opak.
Bagikan
Berita terkait
Talud Amblas Mengancam Akses Jalan Warga di Sitimulyo Bantul
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.21
Kasus ISPA di Kabupaten Tasikmalaya Tembus 97.629 Selama Kemarau 2026
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.58
Polda Sumsel Salurkan Air Bersih & Sembako untuk Warga Empat Lawang
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 17.10
Banjir dan Longsor di Filipina: 23 Orang Meninggal Dunia akibat Siklon Luis dan Maymay
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.38