Sedang Kemarau, 55 Hektare Lahan Pertanian di Bantul Malah Terendam Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saat kebanyakan lahan pertanian di Yogyakarta kekeringan akibat kemarau, 55 hektare lahan di Bantul malah terendam banjir. Genangan air ini melanda dua wilayah: Kalurahan Srigading (20 hektare padi) dan Kalurahan Tirtohargo (30 hektare padi, 5 hektare bawang merah). Pemerintah Kabupaten Bantul turun tangan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk membuka aliran air tersumbat agar genangan segeri surut. Kepala DKPP Joko Waluyo menjelaskan fenomena ini terjadi setiap tahun akibat kombinasi pasang naik air laut dan jalur pembuangan tersumbat, sehingga air tak bisa mengalir ke muara Sungai Opak.
Bagikan
Berita terkait
Tak Hanya Mahakam, Sungai Melawi di Kalbar Juga Surut Parah
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 13.39
Talud Amblas Mengancam Akses Jalan Warga di Sitimulyo Bantul
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.21
Dari Jimpitan Rp500, Warga di Bantul Menabung Asuransi hingga Santunan Duka
kumparan · 29 September 2026 pukul 17.24
Jadek Kopo Bandung Banjir, Akses Jalan Lumpuh
Detik.com · 29 September 2026 pukul 15.12