Sejumlah Destinasi Wisata Flores Ditutup Sementara Pascagempa M7,7
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Setelah gempa bumi magnitudo 7,7, beberapa destinasi wisata unggulan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara untuk menjamin keamanan wisatawan dan memberi waktu pengecekan infrastruktur. Plt Kepala Pusat Data BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan destinasi seperti Goa Rangko, Kampung Adat Wae Rebo, dan Taman Nasional Kelimutu masih ditutup, sementara Taman Nasional Komodo tetap beroperasi normal tanpa insiden. Penutupan akan berlanjut hingga verifikasi keselamatan dan kelayakan fasilitas selesai.
Data sementara BNPB menunjukkan 8 objek wisata mengalami kerusakan ringan, serta 2 hotel dan 3 homestay rusak berat. Selain itu, 10 hotel dan 5 homestay rusak ringan di beberapa kabupaten terdampak. Gempa juga memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi, dengan 914 rumah rusak berat, 126 rusak sedang, dan 317 rusak ringan. Fasilitas publik seperti 93 sekolah, 36 rumah sakit, dan 38 kantor pemerintahan turut terdampak.
Hingga 17 Agustus, korban jiwa tercatat 68 orang, tersebar di kabupaten seperti Manggarai (26 orang) dan Manggarai Timur (24 orang). BNPB menegaskan prioritas pada keselamatan wisatawan dan pemulihan infrastruktur pariwisata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 06.30
Data Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Flores 2026, Berikut Sebarannya
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 18.02
Jumlah Korban Jiwa Akibat Gempa Flores Mencapai 53 Orang
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.36
Update Korban Gempa NTT: 72 Meninggal Dunia, 900 Luka-luka
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.17
Pelindo Bergerak Cepat Bantu Masyarakat Flores Meski Ikut Terdampak Gempa
Berita terkait
6.409 Gempa Susulan Guncang Flores, Warga masih Bertahan di Pengungsian
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.59
Sebanyak 3.752 Gempa Susulan Masih Terjadi di Flores NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.06
Korban Jiwa Gempa M7,7 Flores 142 Jiwa, 94 di Antaranya Meninggal di Pengungsian
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 18.25
Hampir Sebulan, Gempa Susulan Flores Mencapai 15.156 Kali
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 10.14