Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Sejumlah Fakta tentang Forum Ekonomi Timur Rusia 2026

Vladivostok, kota pelabuhan di ujung timur Rusia yang terletak lebih dari 6.000 kilometer dari Moskow, menjadi tuan rumah Forum Ekonomi Timur (Eastern Economic Forum/EEF) 2026 dari 1 hingga 4 September. Forum ini mengundang delegasi dari 80 negara dan bertujuan memperkuat peran wilayah Timur Jauh Rusia sebagai jalur ekonomi ke Pasifik, terutama setelah Moskow mengalihkan fokus perdagangan dari Barat ke Asia sejak konflik Ukraina 2022. Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan hadir untuk pertemuan bilateral, sidang pleno, dan peresmian perusahaan baru. Wilayah ini kaya akan sumber daya alam seperti minyak, gas, batu bara, dan hasil perikanan, sehingga sektor transportasi dan logistik menjadi prioritas dalam forum ini.

Asia Tenggara memainkan peran penting dalam EEF 2026. Presiden Indonesia Prabowo Subianto ditunjuk sebagai tamu asing utama dan akan berpartisipasi dalam sesi pleno bersama Putin, menandakan kelanjutan kerja sama ekonomi setelah kehadirannya di St. Petersburg International Economic Forum 2025. Wakil Presiden Myanmar Nyo Saw juga dijadwalkan hadir, meningkatkan partisipasi pemimpin Asia Tenggara dibandingkan tahun sebelumnya. Delegasi dari Tiongkok, Mongolia, Jepang, dan Korea Selatan juga diharapkan mengikuti pertemuan ini meski hubungan diplomatik mereka dengan Rusia sedang renggang.

Forum ini diproyeksikan menghasilkan 380 kesepakatan senilai 6,5 triliun rubel (sekiti Rp1.340 triliun). Tema EEF 2026 adalah "Timur Jauh: Pembangunan demi Kesejahteraan Masyarakat". Beberapa isu yang dibahas meliputi pengembangan koridor infrastruktur baru dan integrasi ekonomi kawasan. Selain itu, spekulasi muncul tentang kemungkinan pertemuan Putin dengan Kim Jong-un di Vladivostok, meskipun pemerintah Korea Selatan belum memiliki informasi pasti terkait hal tersebut.

Berita terkait