Sejumlah Jalan di NTT Tertutup Longsor Imbas Gempa M 7
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakibatkan sejumlah jalur transportasi darat terganggu dan tertutup material longsor. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengonfirmasi bahwa Kementerian Pekerjaan Umum telah mengerahkan personel beserta peralatan operasional untuk membersihkan ruas jalan yang terimbas agar akses mobilitas warga dapat segera dipulihkan.
Untuk menjangkau lokasi-lokasi terdampak yang sulit diakses melalui jalur darat, BNPB menyiagakan dukungan transportasi udara yang terdiri dari dua unit helikopter dan satu unit pesawat Caravan. Instansi terkait lain seperti TNI, Polri, dan Basarnas turut menyiapkan armada tambahan. Penentuan total armada bantuan akan diputuskan setelah tim menyelesaikan asesmen dan verifikasi kondisi riil di lapangan.
Di samping perbaikan infrastruktur jalan, BNPB juga mengantisipasi kendala jaringan komunikasi di area bencana. Pihak BNPB telah menyiapkan perangkat komunikasi darurat berbasis satelit seperti Starlink untuk memastikan koordinasi penanganan bencana tetap berjalan lancar meski fasilitas komunikasi umum mengalami gangguan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Gempa NTT, BNPB : Ratusan Rumah Rusak
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 20.59
Korban Jiwa Gempa NTT Capai 53 Orang, Manggarai dan Manggarai Timur Terdampak Paling Parah
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.01
RSUD Manggarai Terdampak Gempa M7,7, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 19.21
995 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Yang Dirasakan Masyarakat 46 Kali
Berita terkait
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan Terjadi di NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.10
Gempa NTT, BNPB Aktifkan Posko dan Fokus Evakuasi Korban yang Terjebak
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Update, Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 53 Orang
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 17.40
Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, 135 Luka
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.50