Sekolah Terdampak Bencana hingga Wilayah 3T Prioritas Direvitalisasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menetapkan tiga kelompok sekolah prioritas revitalisasi pada 2026: sekolah terdampak bencana, sekolah rusak berat, dan sekolah di wilayah 3T. Program ini mengtargetkan 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hingga kini, pemerintah telah membangun 11.744 sekolah dengan lebih dari 1.000 sekolah telah menyelesaikan revitalisasi. Program juga didanai melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dan sistem swakelola yang melibatkan sekolah langsung dalam pembangunan. Sistem swakelola diharapkan lebih efisien biaya, meningkatkan kualitas pembangunan, dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui penggunaan tenaga kerja dan material setempat. Program revitalisasi tidak hanya menargetkan sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta yang didukung swadaya masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.03
Revitalisasi SDN Tanggirejo Grobogan Wujud Komitmen Pemerintah pada Keamanan Sekolah
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.46
Pemerintah Kebut Pemulihan Sekolah di Tapanuli Tengah
kumparan · 10 September 2026 pukul 20.34
Kasatgas PRR Apresiasi Pemulihan SMPN 1 Tukka Tapanuli Tengah Melalui Swakelola
JawaPos · 10 September 2026 pukul 06.45
Kemendikasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT, Kucurkan Dana Rp 1,2 Triliun
Berita terkait
Kasatgas PRR Apresiasi Pemulihan SMPN 1 Tukka Lewat Swakelola
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 20.43
Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Sekolah Terdampak Gempa Flores
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 07.12
Kemendikdasmen Revitalisasi 1.487 Sekolah di NTT, Termasuk SDN Mboeng yang Viral
kumparan · 10 September 2026 pukul 02.30
Kemendikdasmen Pastikan SDN Mboeng Direvitalisasi, 1.487 Sekolah di NTT Jadi Sasaran
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 00.09