Selain Operasi, Ini Opsi Pengobatan Tumor Otak!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dokter Spesialis Bedah Saraf MRCCC Siloam Semanggi, Dr. Made Agus Mahendra Inggas, menjelaskan bahwa penemuan tumor otak tidak selalu memerlukan operasi. Keputusan untuk melakukan operasi ditentukan oleh faktor-faktor seperti tekanan intrakranial, ukuran tumor, gangguan fungsi yang ditimbulkan, dan tujuan pengobatan. Operasi biasanya dilakukan ketika tekanan otak tinggi, tumor besar, atau untuk mengidentifikasi jenis tumor secara pasti.
Tumor otak dikelompokkan menjadi dua jenis: tumor primer yang berasal dari jaringan otak itu sendiri, dan tumor sekunder (metastasis) yang berasal dari penyebaran kanker dari organ lain seperti paru-paru. Pada kasus tumor sekunder, operasi dapat dihindari jika sumber kanker primer sudah diketahui, ukuran tumor kecil, dan tidak menimbulkan gangguan klinis signifikan.
Sebagai alternatif operasi, dokter dapat meresepkan terapi radiasi, kemoterapi, atau Stereotactic Radiosurgery (SRS) yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Namun, untuk tumor primer, biopsi atau pengambilan massa tumor tetap diperlukan untuk menentukan jenis sel tumor. Penentuan jenis tumor sangat penting karena memengaruhi strategi terapi dan prognosis. Dokter menyarankan diskusi tim lintas disiplin untuk setiap kasus tumor otak sebelum memutuskan pengobatan.
Bagikan
Berita terkait
Mengenal Gejala Tumor Otak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 22.20
Apakah Stres Bisa Memicu Tumor Otak? Cek Fakta Medis dan Penjelasannya
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.29
Perbedaan Sakit Kepala Biasa dan Tumor Otak: Gejala, Ciri Khas, dan Kapan Harus Waspada
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.24
Dokter: Pola Hidup Sehat jadi Kunci Utama Pencegahan Tumor Otak
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 19.18