Sempat Depresi saat Awal Dibui, Kini Eks Napi Ini Rintis Usaha Konveksi Rumahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fajar, mantan eks napi Lapas Kelas II Garut, berhasil rencanakan usaha konveksi rumahan setelah bebas bersyarat. Dengan mesin jahit bekas Rp 1,5 juta yang dibelanja mertuanya, ia memulai bisnis selama hari kerja di konveksi orang lain dan sore-hari mengolah pesanan rumah. Dalam dua bulan pertama, penghasilannya mencapai hampir Rp 4 juta per bulan. Pengalaman di dalam penjara sempat membuatnya depresi, namun ia bertawak melalui kegiatan keagamaan dan belajar menjahit di bengkel konveksi lapas. Kemampuan menjahit yang ia peroleh sejak dulu di rumah jahit kakaknya kemudian dikembangkan menjadi keahlian menyelesaikan pesanan kecil dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per potong. Kesuksesan Fajar didukung oleh dukungan dari Sopian, eks napi lainnya yang kini menjadi honorer bengkel konveksi lapas.
Bagikan
Berita terkait
Infrastruktur Listrik Sukabumi Selatan Diperkuat, Buka Peluang Investasi dan Pusat Ekonomi Baru
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 21.59
Buka Ruang Berkarya, Pertamina Bina 428 UMKM di Hari Batik Nasional
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 20.59
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya & Kemandirian Ekonomi
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 20.27
3.069 Huntap Bakal Dibangun di Pidie Jaya, Jadi Prioritas Pemulihan
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 19.18