Sempat Depresi saat Awal Dibui, Kini Eks Napi Ini Rintis Usaha Konveksi Rumahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fajar, mantan eks napi Lapas Kelas II Garut, berhasil rencanakan usaha konveksi rumahan setelah bebas bersyarat. Dengan mesin jahit bekas Rp 1,5 juta yang dibelanja mertuanya, ia memulai bisnis selama hari kerja di konveksi orang lain dan sore-hari mengolah pesanan rumah. Dalam dua bulan pertama, penghasilannya mencapai hampir Rp 4 juta per bulan. Pengalaman di dalam penjara sempat membuatnya depresi, namun ia bertawak melalui kegiatan keagamaan dan belajar menjahit di bengkel konveksi lapas. Kemampuan menjahit yang ia peroleh sejak dulu di rumah jahit kakaknya kemudian dikembangkan menjadi keahlian menyelesaikan pesanan kecil dengan harga Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per potong. Kesuksesan Fajar didukung oleh dukungan dari Sopian, eks napi lainnya yang kini menjadi honorer bengkel konveksi lapas.
Bagikan
Berita terkait
Kemendagri: Percepatan Pendataan Terdampak Gempa NTT Bisa Percepat Rehabilitasi dan Rekonstruksi
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 09.31
Apa Itu Grow AI? Platform yang Diklaim Dorong UMKM Naik Kelas?
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.08
ESDM Mulai Uji Coba CNG UMKM, Tabung Siap di Lemigas
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 07.10
Ketika Inklusi Keuangan Menjadi Kerja Kolektif Antarbank
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 06.00