Senator AS Tuntut Penyelidikan Kondisi Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Kongres Partai Demokrat Amerika Serikat menuntut penyelidikan terhadap kondisi di atas kapal induk USS Abraham Lincoln. Kapal ini menugaskan lebih dari 250 hari tanpa berlabuh, memecahkan rekor penugasan terlama. Laporan mengungkapkan kekurangan makanan, kerusakan pipa, krisis kesehatan mental, dan masalah keselamatan bagi 5.000 pelaut. Senator Richard Blumenthal dan Ruben Gallego meminta penjelasan resmi dari Menteri Pertahanan AS. USS Abraham Lincoln berangkat dari San Diego pada 21 November 2025 untuk Laut China Selatan, kemudian ke Timur Tengah sebelum serangan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Dalam pertemuan dengan keluarga personel, terungkap adanya masalah kesehatan mental parah dan percobaan bunuh diri. Konflik di antara personel melonjak menjadi perkelahian fisik dengan pisau, menewaskan tujuh personel. Insiden ini menunjukkan keresahan semakin meningkat di kalangan awak kapal akibat masa pengerahan berkepanjangan.
Bagikan
Berita terkait
Mundur dari Perang Iran, Kapal Induk USS Abraham Lincoln Amerika Akan Mampir di Dekat Indonesia
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 12.25
Cegah Tragedi Kapal Induk Abraham Lincoln Terulang, Militer AS Libatkan Anjing sebagai Penjaga Emosi Tentara
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 18.30
Rahasia Kelam Militer AS: 8 Pelaut Coba Akhiri Hidup saat Perang Iran
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.45
Terungkap, 8 Tentara AS Coba Bunuh Diri saat Perang Melawan Iran
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 08.08