Serang TNI usai Kepergok Curi Sawit, 14 Warga Suku Anak Dalam Serahkan Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serang TNI usai Kepergok Curi Sawit, 14 Warga Suku Anak Dalam Serahkan Diri. Sebanyak 14 warga Suku Anak Dalam (SAD) yang terlibat keributan dengan anggota TNI di area perkebunan kelapa sawit PT Sari Aditya Loka (SAL), Sarolangun, Jambi, telah menyerahkan diri ke Polres Sarolangun. Kejadian berawal ketika anggota TNI yang sedang patroli memergoki kelompok warga SAD yang membawa tandan buah segar (TBS) sawit yang diduga curian. Lima anggota TNI yang bertugas merekam aktivitas warga SAD tersebut. Warga tidak terima dan mencoba merebut HP anggota TNI, lalu membantingnya dan menyerang anggota. Dalam video yang beredar, terlihat beberapa anggota TNI mendapat serangan dari warga. Salah satu anggota TNI dilaporkan mengalami luka memar akibat kejadian ini. Kejadian terjadi pada Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul 11.30 WIB di area Inti 1 PT SAL, Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Setelah kejadian, situasi di lokasi dinyatakan kondusif dan dilakukan mediasi oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun, Kepolisian, TNI, dan stakeholder terkait. Proses hukum sedang berjalan terhadap 14 warga yang sudah menyerahkan diri.
Bagikan
Berita terkait
Keributan Warga SAD dan Anggota TNI di Sarolangun Berujung Laporan Polisi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 00.06
Perkuat Penyaluran FLPP di Jambi, BTN Dorong Kualitas & Keterhunian Rumah Subsidi
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 21.21
400 Siswa di Jambi Terancam Kehilangan Sekolah, Kirim Surat ke Prabowo
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 20.00
Kementerian PU Kerahkan Bantuan Penanganan Karhutla di Kalimantan dan Jambi
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 19.34