Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Serangan Udara Israel Hantam Kamp Pengungsi Al-Shati di Gaza

Serangan udara Israel menghantam gedung kediaman di kamp pengungsi Al-Shati, Kota Gaza, pada Rabu (9/9). Rekaman video menunjukkan kobaran api dan asap tebal di blok apartemen bertingkat. Militer Israel sebelumnya memberi peringatan evakuasi di sekitar Jalan Hamid. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan jumlah korban jiwa. Kamp Al-Shati, yang didirikan pada 1948 untuk warga Palestina terusir, kini berkembang menjadi perkotaan padat dengan sekitar 90.000 pendududinya, menurut data UNRWA 2023.

Serangan ini terjadi di tengah situasi politik yang kompleks. Meski Hamas dan Israel sepakat menghentikan perang setelah rencana perdamaian 20 poin dari Donald Trump, Israel tetap melakukan serangan terarah yang mengklaim menyasar anggota Hamas. Pekan lalu, PM Netanyahu menyatakan pasukan khusus menangkap Moein Muhammad al-Arabid, kepala dinas keamanan internal Hamas. Namun, operasi ini memakan korban sipil, termasuk empat warga Palestina, dua anak-anak, dan seorang perempuan menurut dokter kepada BBC.

Kekerasan berlanjut beberapa hari terakhir. Serangan Israel Minggu lalu menewaskan seorang pria dan putrinya berusia delapan tahun di Kota Gaza bagian barat. Direktur Rumah Sakit Al Shifa memastikan enam orang luka. IDF membuka penyelidikan kriminal atas kematian Hind Rajab dan serangan terhadap ambulans, sambil akhirnya mengakui menembaki mobil yang membawa bocah 5 tahun itu. Tekanan internasional terus meningkat, termasuk dari Nickolay Mladenov yang menuntut Israel memenuhi komitmen peta jalan perdamaian.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait