Seskab Teddy Ungkap Langkah Terbaru Tangani Kebakaran Hutan di Kalbar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330483/original/080236200_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.54.57__1_.jpeg)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan langkah-langkah pemerintah untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Langkah-langkah ini disampaikan saat Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Pontianak pada Sabtu (22/8/2026). Pemerintah akan menambah tiga batalyon TNI dari luar Kalimantan, yang berjumlah sekitar 1.500 personel, untuk mendukung upaya pemadaman kebakaran. Personel ini akan mulai diterbangkan ke Kalimantan mulai hari Sabtu hingga Minggu pagi. Selain itu, pemerintah juga menambahkan enam helikopter besar water bombing untuk memperkuat operasi pemadaman udara. Teddy juga menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) akan diperluas guna mempercepat penanganan kebakaran. Upaya ini juga mencakup penambahan alat pompa air dan bor khusus untuk lahan gambut, bertujuan untuk meredam titik panas di bawah tanah yang sulit dijangkau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.53
Mendagri Tito Dampingi Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla Kalimantan
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 16.13
Seskab Teddy Sebut Pemerintah Akan Tambah 1.500 Personel TNI Tekan Karhutla
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.08
FOTO: Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Pontianak
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.07
Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kalbar, Sapa Petugas dan Warga
Berita terkait
Mendagri Tito Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Lahan Terbakar di Kalbar
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.13
Kabut Asap Kebakaran Hutan Masih Hantui Desa Limbung Kalbar
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 16.09
Menjejak Lahan Terbakar, Prabowo Pastikan Penanganan Karhutla di Kubu Raya Berjalan
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 16.02
Prabowo Instruksikan 3 Batalyon TNI hingga 6 Helikopter Water Bombing Atasi Karhutla di Kalbar
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 15.41