Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Setahun Prahara Agustus Berlalu, Tuntutan Belum Berubah

Setahun setelah Prahara Agustus 2025 yang menyebabkan 13 korban jiwa, Amnesty International Indonesia menyoroti tuntutan publik terhadap proyek PSN, keterlibatan TNI, ketenagakerjaan, dan tekanan biaya hidup masih belum ditangani. Penanganan negara dinilai cenderung represif, dengan lebih dari 470 orang masih menjalani proses hukum, hanya 11 yang dibebaskan. Amnesty mengkritik pemblokiran rekening aktivis, kriminalisasi di media sosial, serta lambanya investigasi kematian 13 warga. Hingga Agustus 2026, mahasiswa dan masyarakat kembali aksi karena takut ruang kritik semakin diperketat.

Berita terkait