Siaga Perang Asia, Armada China Mulai Kepung Taiwan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

China meningkatkan aktivitas patroli pengawal pantai dan armada sipil di perairan timur Taiwan selama Juni dan Juli 2026. Data menunjukkan 55 penampakan aktivitas China pada Juni 2026, naik drastis dari 30 pada Mei, termasuk permintaan informasi langsung kepada kapal komersial. Operasi ini memicu kekhawatiran Beijing sedang melatih strategi pengepungan untuk memutus akses perdagangan dan bantuan luar bagi Taiwan.
Para ahli seperti K Tristan Tang dan Ray Powell menyebut taktik ini sebagai "strategi ular boa" dan "zona abu-abu" untuk menghimpit Taiwan secara bertahap. Taiwan sangat bergantung pada impor energi, terutama gas alam cair (LNG). Aktivitas ini juga terdeteksi di sekitar Kepulauan Dongsha di Laut China Selatan.
Respons internasional datang dari Inggris, Jerman, Prancis, dan AS yang mengecam tindakan sepihak China. Analisis menunjukkan China memanfaatkan situasi AS yang terdistraksi perang di Iran dan ketidakpastian komitmen AS terhadap Taiwan di bawah Presiden Donald Trump.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 19.30
AS Masih Fokus Perang Iran, China Intensifkan Provokasi ke Taiwan
Berita terkait
Taiwan Terima Jet Tempur F-16V Pertama Buatan AS untuk Hadapi China
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 15.10
Taiwan Terima 2 Jet Tempur F-16V Buatan AS untuk Tangkal China
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.41
Waswas Diinvasi China, Taiwan Terima Jet Tempur F-16V Canggih dari AS
SINDOnews · 2 Oktober 2026 pukul 11.00
AS Yakin China Belum Akan Invasi Taiwan Sebelum 2028
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.00