Siasat Agar Tak Antre di SPBU Berjam-jam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317227/original/083215400_1786007013-IMG_20260806_100057_766.jpg)
Antrean panjang di SPBU Pertamina untuk BBM bersubsidi (Pertalite) telah menjadi rutinitas baru bagi pengendara di Jakarta. Beberapa pengendara ojek online dan pekerja swasta berbagi strategi masing-masing untuk menghemat waktu. Amran (44), pengemudi ojek online, memilih mengisi bensin pada pukul 11.30–15.00 atau setelah 21.30 WIB untuk menghindari antrean pagi yang terpanjang. Dede (37) mengisi di malam hari sekitar pukul 23.00–24.00, meski terkadang tetap antre karena beberapa SPBU tutup dini hari. Keduanya menghindari BBM eceran karena lebih mahal dan dikhawatirkan kualitasnya.
Sementara Ramdan (29) dan Cikal (30) memilih BBM nonsubsidi (Pertamax/Pertamax Turbo/Pertamax Green) meski lebih mahal, dengan alasan antrean jauh lebih singkat. Cikal yang rutin pulang-pergi Cikarang–SCBD menganggap biaya tambah sebagai "membeli waktu". Kedua strategi — mengatur jam isi atau membayar lebih mahal — dipilih agar waktu kerja tidak terbuang hanya untuk menunggu di pom bensin.
Bagikan
Berita terkait
Mobil Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Kota Bogor, Sopir Luka di Tangan
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 12.24
35 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Usai Gempa
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.23
Bertambah 3, Kini 35 SPBU Pertamina di Flores Kembali Beroperasi Pascagempa
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 20.27
Pascagempa NTT, 32 dari 52 SPBU Sudah Beroperasi, Pertamina Kebut Pemulihan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 10.43