Sidang ke-81 Majelis Umum PBB Fokus Pulihkan Kepercayaan Terhadap Multilateralisme
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang ke-81 Majelis Umum PBB resmi dibuka pada Selasa di Jakarta dengan tema "Memulihkan Kepercayaan, Mengelola Transformasi: Perserikatan Bangsa-Bangsa yang Memberikan Hasil Nyata bagi Semua". Presiden Khalilur Rahman menekankan bahwa ketahanan PBB selama lebih delapan dekade menjadi bukti pentingnya peran organisasi ini, termasuk membantu dunia terhindar dari Perang Dunia III. Ia juga mengakui berbagai kegagalan PBB dalam menangani konflik, pembangunan yang rapuh, dan dampak iklim yang memburuk, sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat kepercayaan melalui dialog dan tindakan nyata.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendukung penuh kepemimpinan Rahman dan menyatakan bahwa memulihkan kepercayaan terhadap sistem multilateral merupakan tantangan paling menentukan saat ini. Guterres menyoroti berbagai tekanan yang dihadapi institusi global, seperti konflik bersenjata, risiko eskalasi nuklir, kemiskinan yang semakin parah, gangguan iklim, dan kecerdasan buatan yang belum memiliki kerangka tata kelola yang jelas. Ia memanggil seluruh anggota PBB untuk bekerja sama melalui diplomasi dan kolaborasi guna memulihkan kepercayaan yang hilang dan menjamin masa depan yang lebih baik bagi seluruh umat manusia.
Bagikan
Berita terkait
PBB Hadapi Krisis Kepercayaan, Sidang ke-81 Fokus Perkuat Kerja Sama Global
VOI · 9 September 2026 pukul 15.00
Dewan Keamanan PBB akan Memutuskan Masa Depan UNIFIL
VOI · 9 September 2026 pukul 07.00
Kepala HAM PBB Desak Penghentian Transfer Senjata ke Israel
VOI · 8 September 2026 pukul 11.15
Sekjen PBB Antonio Guterres Serukan Reformasi UN80
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 23.10