Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Sidang Umum PBB Digelar, Perang dan Krisis Jadi Sorotan

Sidang Umum PBB tahun 2024 di New York menyoroti ketegangan global dengan fokus pada perang Iran, konflik Rusia-Ukraina, dan krisis energi. Presiden Trump berpidato mengingatkan kepemimpinan AS dalam menangani isu internasional, sekaligus bertemu pemimpin dari Inggris, Jepang, Venezuela, serta negara GCC. Di tengah perang Iran yang meluas tujuh bulan, jalur minyak di Selat Hormuz masih terganggu meski ada bantuan pengawalan AS. Harga minyak Brent mencapai $100 per barel, jauh di atas $70 sebelum konflik. Arab Saudi menutup jalur pipa alternatif setelah diserang oleh militan Iran di Irak, sementara Houthi di Yaman meningkat ancaman di Selat Bab al-Mandab. Mediator seperti Qatar berupaya memulihkan negosiasi Washington-Tehran dengan menekankan pentingnya rapat perundingan untuk menghentikan korban jiwa dan kerusakan. Di sisi lain, Presiden Zelenskyy bertemu Trump untuk membahas gencaran senjata infrastruktur energi, mengungkapkan adanya 'momentum diplomatik' untuk deeskalasi. Namun, Ukraina enggan berhenti menyerang kilang Rusia sebagai tekanan untuk kembali ke meja perundingan. PBB sendiri berada pada titik kritis dengan reformasi Dewan Keamanan menjadi sorotan, di mana Rusia mendukung perluasan anggota tetap namun menolak penghapusan hak veto, berbeda dengan seruan Erdogan untuk menghapus hak veto. Diplomat menilai kondisi dunia semakin tidak stabil, dengan perubahan aliansi memengaruhi penyelarasan kepentingan nasional demi perdamaian.

Berita terkait