Jakarta · Minggu, 6 September 2026Cari
WargaKonoha

Singapura Sudah Darurat, Pemerintah Minta Warga Siaga Penuh

Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) Singapura menerbitkan peringatan kualitas udara tidak sehat akibat kebakaran hutan di Indonesia. Pada Sabtu (5/9), Indeks Standar Polutan (PSI) 24 jam mencapai 103 di wilayah tengah, sementara wilayah barat dan timur masing-masing mencapai 103 dan 102 pada pukul 06.00. PSI di wilayah barat turun menjadi 91 dan wilayah timur ke 83 pada pukul 19.00, sementara wilayah utara dan selatan berada dalam kategori sedang dengan PSI 78 dan 79. Kondisi ini menandai kembali PSI melewati level tidak sehat (101-200) untuk pertama kali sejak 8 Oktober 2023. NEA mulai menerbitkan peringatan kabut asap harian termasuk prakiraan PSI 24 jam untuk membantu masyarakat merencanakan kegiatan. NEA memperkirakan kondisi kering akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan dengan angin dari tenggara atau selatan. Kabut asap dari Sumatra dan Kalimantan terus terbawa ke Singapura. PSI 24 jam dihitung dari enam polutan udara dan menjadi dasar peringatan kesehatan harian. Jika PSI berada di 201-300 dikategorikan sangat tidak sehat, di atas 300 dikategorikan berbahaya. Satuan Tugas Kabut Asap (HTF) telah menerapkan rencana aksi dan imbauan untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait