Singapura Wanti-wanti Warganya soal Kabut Asap Imbas Kebakaran Hutan RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Lingkungan Hidup Nasional (NEA) Singapura memperingatkan warganya bahwa kabut asap bisa tumbuh jika kebakaran hutan di Sumatra dan Kalimantan semakin parah. Karena cuaca kering dan angin dari sebelah timur atau barat daya, asap bisa menyelimuti Singapura. NEA akan memantau PSI harian dan memberi imbauan bila mencapai level tidak sehat. Saat ini PSI masih dalam level moderat meski pernah naik. Singapura mengalami kemarau total dengan curah hujan jauh di bawah rata-rata. Monsun Barat Daya masih berlangsung, suhu maksimal 33-35 derajat Celsius. Institut Urusan Internasional Singapura menyatakan risiko kabut asap parah di Asia Tenggara mencapai puncak Agustus-September 2026 akibat El Nino kuat.
Bagikan
Berita terkait
Proyek Besar Prabowo: Bangun Jalur KA Trans Sumatra dan Kalimantan
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 13.45
Begini upaya pemadaman kebakaran lahan gambut di Kalteng dan Kalbar
ANTARA News · 29 Juli 2026 pukul 18.52
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan, 12 Pesawat Terdampak di Banjarbaru
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.03
Tim Gabungan Padamkan 10 Hektare Karhutla Gambut di Kutai Barat
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.36