Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Singgung Krisis 98, Prabowo Beberkan Jantung Kekuatan Ekonomi RI

Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa pedesaan menjadi kekuatan ekonomi utama Indonesia, dengan mayoritas kekuatan ekonomi terletak pada petani, nelayan, pedagang, dan pengrajin. Dalam Sidang Tahunan MPR di Jakarta, ia mengingat krisis moneter 1998, menjelaskan bahwa meskipun bank besar tutup dan perusahaan bangkrut, ekonomi desa dan UMKM tetap bertahan kokoh. Ia menyebutkan pemerintah telah menyelesaikan 2.500 jembatan desa oleh TNI dan 874 oleh Polri, dengan target lebih dari 5.000 jembatan pada 2026. Pemerintah juga fokus membangun akses air bersih, dengan 3.000 titik air desa yang dibangun TNI dalam 8 bulan pertama 2026.

Selain infrastruktur, pemerintah mendukung pembangunan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai pusat ekonomi rakyat. Saat ini, 10.000 koperasi telah beroperasi, dengan 3.300 di antaranya beroperasi optimal dilengkapi sarana lengkap dan sistem digital. Koperasi berperan sebagai pembeli hasil pertanian dan perikanan, dilengkapi dengan kendaraan sendiri untuk mengangkut hasil panen. Ini menjadi langkah pertama dalam sejarah Indonesia untuk mengorganisir koperasi dengan dukungan transportasi.

Target pemerintah adalah 30.000 koperasi beroperasi optimal pada akhir 2026. Prabowo meminta seluruh pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan desa, termasuk jembatan dan akses air bersih, dengan janji pemerintah pusat akan turun tangan jika diperlukan. Ia menekankan komitmen tidak meninggalkan masyarakat terpencil, terutama anak-anak sekolah dan ibu-ibu pasar yang kesulitan akses.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait