Sisi lain sosok Adam Malik lewat sapuan kuas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Adam Malik (1917–1984), dikenal sebagai aktivis anti-kolonial, jurnalis, pendiri ANTARA, diplomat, dan Wakil Presiden Indonesia (1978-1983), juga dikenal sebagai kolektor seni lukis. Ia membangun Koleksi Adam Malik sejak 1949 melalui persahabatan dengan para seniman seperti S Sudjojono, tokoh seni rupa modern Indonesia. Koleksinya mencatatkan kisah masyarakat dalam transisi antara tradisi dan modernitas, identitas, dan perjuangan sosial di awal era Orde Baru.
Pameran "The Adam Malik Collection" di Museum Seni Rupa dan Keramik (MSRK) Jakarta (15-23 Agustus 2026) menampilkan 22 lukisan, termasuk karya S Sudjojono berjudul "Maka Lahirlah Angkatan 66". Lukisan ini dilukis pada 1966, merekam suasana Jakarta penuh slogan dan tuntutan perubahan politik. Ini menjadi lukisan terakhir Sudjojono yang secara langsung merujuk pada situasi politik faktual negara.
Pameran ini juga menandai 50 tahun pendirian Balai Seni Rupa Jakarta (20 Agustus 1976), pendahulu MSRK. Kurator Farah Wardani dan Amir Sidharta menyajikan koleksi diplomat ini untuk menunjukkan keterkaitan antara seni dan politik, serta hubungan seniman dan patron.
Bagikan
Berita terkait
Pameran Seni ARISE Wayan Aris Sarmanta di ARTOTEL Sanur Bali
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.06
SBY Art Community Hadirkan Seni dengan Pesan Perdamaian dan Masa Depan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 15.25
Nobar Piala Dunia hingga Pameran Seni, Teras Malioboro Jadi Titik Kumpul Baru
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.21
Setelah Delapan Tahun, RUCI Art Wall Kembali Digelar dengan 21 Seniman Terpilih
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.18