Sistem Deteksi Bencana Baru Purbaya: Cegah Ekonomi Pemda Porak-Poranda
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) bersama UNDRR dan ITB memperkenalkan sistem baru bernama ARISE (Adaptive Regional Integrated System for Fiscal Resilience) pada 31 Agustus 2026. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi dampak bencana terhadap ekonomi dan fiskal daerah dengan memodelkan risiko bencana, eksposur, kerentanan, serta estimasi kerugian. ARISE bertujuan menggeser paradigma dari respons pasca-bencana menuju perencanaan mitigasi proaktif, membantu Pemerintah Daerah memperkuat perencanaan, kesiapan pembiayaan, dan strategi risk transfer sebelum bencana terjadi. Implementasi awal dilakukan di Bali, dengan rencana ekspansi ke Aceh, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Tengah. Target jangka panjang, sistem ini diharapkan dapat menjangkau seluruh provinsi untuk memperkuat ketahanan fiskal daerah menghadapi bencana dan perubahan iklim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 17.15
Gandeng UNDRR dan ITB, Kemenkeu Luncurkan Sistem ARISE untuk Atasi Risiko Fiskal Bencana
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 11.25
Kemenkeu Luncurkan ARISE untuk Perkuat Ketahanan Fiskal Daerah Hadapi Bencana
Berita terkait
GMNI Minta Pemerintah Jangan Lihat Indonesia dari Jakarta, Soroti Mitigasi Bencana dan Disintegrasi
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.30
Menteri LH Puji Mitigasi Pra Bencana di Riau: Karhutla Relatif Turun
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.50
Pemkot Padang Panjang Kebut Perbaikan Jalan dan 2 Jembatan Pascabencana
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.41
Lahan di Perbatasan Legian-Denpasar Terbakar, 3 Hari Baru Padam
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.30