Sistem Laser Robot Rusia Mampu Bakar Amunisi di Dalam Ranjau Tanpa Picu Ledakan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sistem pembersihan ranjau berbasis laser Rusia yang dipasang pada robot 'Kuryer' mampu menghancurkan amunisi terkubur tanpa memicu ledakan. Dijelaskan oleh Oleg Zaremba dari Kulibin Club, laser berdaya tinggi dapat menembus hingga 10 sentimeter kerak keramik dan membakar bahan peledak di dalam granat, ranjau, serta peluru artileri. Sistem ini beroperasi dari jarak beberapa ratus meter, mengurangi risiko bagi tim penjinak bom dan meminimalkan kerusakan di kawasan berpenduduk.
Selain untuk ranjau, laser juga digunakan menghadapi pesawat nirawak (drone) dengan mengarahkan ke titik spesifik selama beberapa detik. Zaremba menyebutkan bahwa teknologi ini berkembang, dengan sistem kubah senjata yang presisi mampu mempertahankan titik cahaya berdiameter milimeter hingga sentimeter dari jarak satu kilometer.
Artikel menyoroti inovasi militer Rusia dalam pemanfaatan laser untuk penjinakan bahan peledak dan pertahanan udara, menunjukkan potensi pengurangan risiko dalam operasi militer dan sipil.
Bagikan
Berita terkait
Rusia Janji Balas Dendam usai Dihujani Lebih dari 1.600 Drone Ukraina
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 10.39
Rusia Akan Tingkatkan Serangan ke Ukraina Usai Dibombardir 1.600 Drone
kumparan · 21 September 2026 pukul 08.26
Baru Diberi Gelar Pahlawan oleh Putin, Jenderal Rusia Tewas Diserang Drone Ukraina
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 11.49
Rusia Coba Serang Pesawat Presiden Zelenskyy dengan Drone sebanyak 2 Kali
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.30