Siswa SD di Medan Diduga Dirundung Teman karena Tak Punya Ayah, Ini Kata Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang siswa berinisial MAP (8 tahun) di sebuah SD swasta di Medan diduga menjadi korban perundungan sejak kelas dua SD. Menurut ibunya, berinisial NI (48 tahun), teman-teman sekelasnya mengejeknya karena tidak memiliki ayah. Ayah MAP telah bercerai dengan NI sejak MAP masih bayi, dan ayahnya kabur dari rumah. Kasus ini semakin membesar saat MAP memasuki kelas tiga pada Juli 2026, ketika teman-temannya kembali mengejeknya. Akibatnya, MAP enggan ke sekolah sejak 11 Agustus 2026 dan sempat berkelahi dengan teman sekelasnya setelah alat penghapusnya dirusak. NI kemudian memindahkan anaknya ke sekolah lain, namun berkas pemindahan masih tertahan. Ia juga melaporkan kasus ini ke Komnas Perlindungan Anak, Wali Kota Medan, hingga Dinas Pendidikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.19
SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Mulai Dibongkar, Dibangun Ulang Bulan Depan
Berita terkait
10 Murid SDN di Medan Diduga Dipukul Guru karena Tak Kerjakan PR
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.52
Disdik Jakarta Ajak Guru Mengajar dengan Cinta, Ciptakan Sekolah Aman dan Menyenangkan
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.37
Sekolah Diminta Validasi Data hingga Optimalisasi Penggunaan BOS untuk TKA 2026
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 16.24
Tak Hanya Beri Modal Usaha, PNM Perhatikan Pendidikan Anak Nasabah
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 08.00