Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Soal Senjata di Sekolah Jaksel, Polisi Sebut Ada Kerja Sama Olahraga Menembak

Polisi menemukan 996 senjata di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 995 merupakan senjata angin (airsoft gun) dan satu merupakan senjata api jenis Franchi SPA, SPAS-15 kaliber 12 GA milik DS, direktur PT Lokta Karya Perbakin. Penemuan pertama terjadi pada 10-11 Juli 2026, lalu ditemukan kembali pada 5 Agustus 2026. Polisi menyebut keberadaan senjata berawal dari perjanjian kerja sama olahraga menembak antara yayasan sekolah dengan PT Lokta.

Selain senjata, polisi menemukan 117 butir peluru berbagai kaliber, 166 selongsong, 5 magazine, 2 recoil spring, 2 botol green gas, 2 tabung gas CO2, serta spare part dan aksesori. PT Lokta mengklaim 995 senjata angin tersebut milik perusahaan, disimpan di gudang sekolah untuk rencana kerja sama ekstrakurikuler menembak pada 2020. Legalitas, kepemilikan, penyimpanan, dan penggunaan senjata masih didalami penyidik.

Temuan ini bermula dari konflik internal kepengurusan yayasan sekolah. Setelah mantan ketua diberhentikan, pihak yayasan baru mendapat akses membuka ruangan dan menemukan senjata serta barang terlarang lainnya, termasuk narkotika dan 30 CD porno. Kuasa hukum yayasan menyatakan tanpa sengketa tersebut, senjata mungkin masih tersembunyi di lokasi itu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait