Sopir Alphard Tersangka Tabrak Lari hingga Tabrakan Beruntun Surabaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi menetapkan Yusuf (52), sopir Toyota Alphard N 1882 NCI, sebagai tersangka kecelakaan beruntun di Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, pada Rabu (9/9). Insiden dimulai ketika Alphard menabrak mobil lain di persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim, kemudian diduga melarikan diri hingga menabrak gerobak bakso, empat mobil roda empat, dan 11 motor di Jalan Menur Pumpungan. Yusuf disangkakan Pasal 310 UU LLAJ karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
Lima korban masih dirawat di rumah sakit, dengan dua luka berat dan tiga luka ringan. Kasatlantas AKBP Galih Bayu Raditya menyampaikan penanganan fokus pada evakuasi korban dan barang bukti, sementara semua kendaraan terlibat telah diamankan kepolisian.
Yusuf mengaku kondisinya tidak sehat dan baru minum obat sebelum kecelakaan. Ia menjelaskan tidak sadar menabrak karena mengonsumsi obat, lalu keliru menekan pedal gas saat diganggu warga saat ingin berhenti di tengah kemacetan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 9 September 2026 pukul 19.17
Polisi Tahan Sopir Alphard yang Tabrak Gerobak Bakso-13 Kendaraan di Surabaya
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 08.33
Pengakuan Sopir Alphard Diduga Sebabkan Tabrakan Beruntun di Menur Pumpungan Surabaya
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 07.00
Sopir Alphard Diduga Kabur dari Insiden Pertama saat Tabrakan Beruntun di Surabaya
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.28
Kronologi Alphard Tabrak Lari 13 Kendaraan di Menur Pumpungan Surabaya
Berita terkait
Alasan Sopir Alphard Tabrak Lari hingga Kecelakaan Beruntun Surabaya
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 22.57
Alphard Tabrak Lari Berujung Kecelakaan Beruntun Parah di Surabaya
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 18.47
Alphard Tabrak 3 Mobil dan 5 Motor di Surabaya, Sejumlah Orang Luka
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.56
Panik Diteriaki 'Tabrak Lari', Sopir Blind Van Tabrak 6 Kendaraan di Bandung
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 12.45