Sopir M44 Demo, Dishub DKI Buka Opsi Penataan Rute
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318356/original/020909000_1786093175-IMG_3361.jpg)
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mengevaluasi rute Mikrotrans 48 (JakLingko 48A) setelah menerima keluhan dari pengemudi angkot M44 yang tergabung dalam Koperasi Kopamilen. Wakil Kepala Dishub Ujang Harmawan mengakui terdapat tumpang tindih ruas jalan antara rute Mikrotrans 48 dan angkot M44 pada segmen Stasiun Tebet hingga Karet, yang menurutnya memiliki permintaan penumpang tinggi. Evaluasi akan dibahas dalam pertemuan pekan depan melibatkan pengemudi, koperasi, Dishub, dan Transjakarta untuk mencari solusi penataan rute agar pelayanan transportasi berjalan tanpa merugikan pengemudi angkot.
Sebelumnya, puluhan sopir angkot M44 menggelar demonstrasi di depan Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8/2026), dan menghentikan operasional di kawasan pintu barat Stasiun Tebet. Mereka memprotes tumpang tindih rute yang telah berlangsung sekitar tiga tahun dan berdampak pada penurunan pendapatan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons dengan meminta Dishub mempelajari tuntutan para sopir, serta menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi merupakan hak warga dalam negara demokrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 11.30
Pemprov DKI Kaji Rute Angkot JakLingko dan M44 Agar Tak Tumpang Tindih
Berita terkait
Janji Pemprov DKI di Tengah Wacana Penghapusan Jalur Sepeda
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.31
Mulai 2027, Pramono Anung Alihkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 18.33
Pemprov DKI Jakarta Tunjuk Cozmeed Jadi Official Seragam Upacara 17 Agustus 2026
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 18.52
Ketika Trotoar Jadi Parkiran saat Pesta Rakyat Monas
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.35