Soroti BPA pada Galon Guna Ulang, Riset UNAIR Temukan Kaitan dengan Riwayat Alergi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312480/original/094184800_1785498288-Depositphotos_796684148_L.jpg)
Peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (FKM UNAIR) menemukan adanya korelasi antara paparan Bisphenol A (BPA) melalui air minum dalam kemasan (AMDK) dengan peningkatan riwayat alergi atau hipersensitivitas pada orang dewasa. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal AIMS Environmental Science edisi 2025 dan menunjukkan hubungan statistik meskipun bersifat sangat lemah.
Penelitian dilakukan di Kelurahan Tambak Wedi, Surabaya, dengan 96 responden dewasa yang rata-rata mengonsumsi sekitar dua liter air per hari selama kurang lebih 31 tahun. Pengujian laboratorium terhadap 10 merek AMDK botol 500 ml menunjukkan seluruh sampel mengandung BPA dengan kadar tertinggi 0,099 µg/L, yang masih dalam batas aman regulasi. BPA diduga meningkatkan stres oksidatif dan memicu inflamasi sehingga respons imun menjadi tidak seimbang pada individu tertentu.
Anggota tim peneliti, Dr. Sudarmaji, menekankan bahwa pajanan kumulatif jangka panjang tetap perlu diperhatikan, terutama bagi kelompok rentan seperti janin, bayi, anak-anak, dan ibu hamil. Ia menyerukan perlunya pengawasan mutu kemasan pangan, edukasi masyarakat, dan penelitian lanjutan.
Bagikan
Berita terkait
Waka MPR Eddy Tampung Aspirasi Guru Besar Unair, RUU Perubahan Iklim Jadi Sorotan
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 16.35
Peneliti Unair: Kadar BPA Galon Guna Ulang PC Masih Jauh di Bawah Batas Aman
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.30
Tak Sekadar Seremoni, Dies Natalis ke-42 Radiologi UNAIR Ada Donor Darah-Seminar AI
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 18.45
Foto Wapres Jadi Background di Kampus UNAIR, Rocky Gerung Lontarkan Sentilan Menohok untuk Gibran
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 03.00