SPPG Disetop Usai 693 Murid-14 Guru SMKN 6 Semarang Diduga Keracunan MBG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebanyak 693 murid dan 14 guru SMKN 6 Semarang diduga keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi. Gejala yang dilaporkan meliputi mual, muntah, dan diare, sehingga beberapa korban harus dirawat di puskesmas dan rumah sakit. Akibat kejadian ini, SPPG Karangturi disetop sementara oleh pihak berwenang.
Investigasi lintas sektor segera dilakukan dengan melibatkan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Semarang, Dinas Kesehatan Kota Semarang, kepolisian, dan instansi terkait lainnya. Koordinator KPPG Semarang, Hadi Riajaya, menegaskan bahwa keselamatan penerima manfaat menjadi prioritas utama dalam proses evaluasi ini. Pihaknya terus memantau kondisi para korban yang terdampak.
Hasil pengecekan awal menunjukkan bahwa bahan baku makanan tiba di SPPG pada Rabu, 29 Juli, dan proses persiapan serta distribusi dilakukan pada Kamis, 30 Juli. Laporan gejala keracunan baru diterima pada Jumat, 31 Juli. Investigasi masih berlanjut untuk mengidentifikasi penyebab pasti insiden ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 13.20
Pemkot Semarang Gercep Tangani 707 Korban Keracunan MBG
Berita terkait
Kepala SPPG Minta Maaf Soal Ratusan Siswa dan Santri Keracunan: Saya Menyesal
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.35
Imbas Ratusan Korban Keracunan MBG, BGN Copot Kepala SPPG Batang Bawang!
JawaPos · 24 September 2026 pukul 21.00
Kepala SPPG di Batang Dicopot Buntut Ratusan Warga Keracunan MBG
Detik.com · 24 September 2026 pukul 18.52
BGN Setop Operasional SPPG di 4 Daerah, Termasuk di Karo
JawaPos · 23 September 2026 pukul 17.30