SRT 4 Soreang Dimulai, Brantas Abipraya Wujudkan Infrastruktur Pendidikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 4 Kabupaten Bandung di Soreang resmi memulai operasionalnya dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 pada Rabu (5/8). Pembukaan MPLS diselenggarakan oleh Kepala Staf Kepresideni, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. SRT 4 ini dikembangkan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai bagian dari upaya penyediaan infrastruktur pendidikan yang modern dan inklusif.
Sekolah ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan yang merata, khususnya bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan. Dengan fasilitas pendidikan lengkap dan sistem pembelajaran berbasis asrama, SRT 4 diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan daya saing generasi muda.
Menurut Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya, Dian Sovana, penyelesaian pembangunan SRT 4 ini merupakan kontribusi langsung terhadap dukungan program strategis pemerintah di bidang pendidikan. Brantas Abipraya menekankan bahwa setiap infrastruktur yang dibangun harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk menciptakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas untuk anak-anak Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 21.57
Brantas Abipraya Rampungkan SRT 4 Soreang, 560 Siswa Mulai MPLS
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 08.05
Sekolah Rakyat Garapan Brantas Abipraya di Bandung Mulai Beroperasi
Berita terkait
MPLS Dimulai, Sekolah Rakyat Terintegrasi Bogor Siap Tampung 1.080 Siswa
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 19.55
MPLS Dimulai, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bogor Siap Tampung 1.080 Siswa
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 12.18
Brantas Abipraya Rampungkan Sekolah Rakyat Terintegrasi di Cirebon
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 20.30
Bukti Kiprah Brantas Abipraya Hadirkan Infrastruktur Berdampak bagi Masyarakat
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 23.38