Strategi Ahmad Luthfi Bangun Jateng Lewat 'Collaborative Government'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan komitmen membangun provinsi melalui konsep 'collaborative government' yang melibatkan seluruh stakeholder. Hal ini disampaikannya saat pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Tengah periode 2025-2030 di Solo Baru, Sabtu (5/9/2026). Acara tersebut hadir oleh sejumlah menteri dan tokoh penting, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri BKKBN Wihaji, dan Menteri Komdigi Meutya Hafid.
Melalui kolaborasi ini, pemerintah pusat, kabupaten/kota, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat digandeng secara bersamaan. Luthfi juga membentuk Forum Berlian dengan seluruh fraksi DPRD dan Forum Senayan yang mengundang anggota DPR dari Jawa Tengah serta menteri asal Jawa Tengah untuk berkontribusi.
Hasilnya terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah yang sudah melampaui rata-rata nasional, penurunan pengangguran, dan investasi yang mencapai Rp 110 triliun pada 2025 serta Rp 59,9 triliun pada semester I-2026. Menurut Luthfi, pencapaian ini membuktikan kemampuan Jawa Tengah menarik investasi meski menghadapi tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik global.
Bagikan
Berita terkait
Capaian Kinerja Pemprov Jateng di Hari Jadi Ke-81
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 11.58
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan 'Pendobrak Kemajuan Jawa Tengah'
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 18.14
Pertumbuhan Industri Tekstil Capai 6,36 Persen, Investasi Tembus Rp 2,7 Triliun
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.49
Menko PM-Kepala BPS Puji Upaya Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan di Jateng
Detik.com · 4 September 2026 pukul 20.55