Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Strategi PSIM Yogyakarta Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United

PSIM Yogyakarta memutuskan menetap di Surabaya sebelum melawan Madura United di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9). Keputusan ini diambil setelah tim kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan kedua. Manajer Iksan Mahar menjelaskan, strategi ini bertujuan mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan dan memaksimalkan waktu pemulihan serta persiapan taktik. Dengan menetap di Surabaya, tim pelatih juga dapat fokus mengatur strategi menghadapi laga berikutnya tanpa beban logistik pulang-pergi ke Yogyakarta.

Efisiensi logistik menjadi pertimbangan utama, karena jarak Surabaya ke Pamekasan jauh lebih dekat dibandingkan dengan harus kembali ke Yogyakarta dan kemudian kembali ke Jawa Timur. Iksan menekankan bahwa memaksakan pulang ke Yogyakarta hanya akan menambah beban fisik pemain yang berpotensi menurunkan performa di lapangan.

PSIM saat ini berada dalam tekanan untuk meraih kemenangan pertama musim ini setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua laga awal. Pada pekan pertama, tim imbang 1-1 dengan Persita Tangerang dan berada di peringkat 12 klasemen sementara. Di sisi lain, Madura United tampil sangat kuat dengan dua kemenangan beruntun, sehingga menjadi lawan berat di Pamekasan. Namun, Iksan tetap optimis bahwa persiapan matang di Surabaya akan membantu PSIM meraih poin penuh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait