Studi Temukan Pengguna Keranjang Belanja AI Habiskan Uang 32 Persen Lebih Banyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi dari Bayes Business School, University of London, menemukan bahwa pengguna keranjang belanja berbasis kecerdasan buatan (AI) menghabiskan uang 32% lebih banyak secara rata-rata dibanding pengguna keranjang biasa. Data dari 12.418 kunjungan di supermarket Jerman selama satu bulan menunjukkan pengguna AI membeli barang 25% lebih banyak dan menghabiskan waktu 23% lebih lama di toko.
Keranjang pintar ini dilengkapi layar yang memberikan rekomendasi produk, lokasi barang, dan daftar belanja digital. Namun, peneliti memperingatkan potensi teknologi ini untuk digital nudging dan dark patterns, yaitu desain yang mendorong konsumen pada pilihan tertentu yang menguntungkan perusahaan.
Studi juga mengamati "pengguna super" yang berinteraksi dengan layar lebih dari 20 kali. Mereka membeli lebih banyak barang tetapi pengeluarannya tidak lebih besar, mungkin menunjukkan perilaku belanja hedonis. Peneliti menegaskan temuan ini hanya korelasi dan tidak membuktikan sebab-akibat, sementara keranjang AI mulai berkembang di Amerika Serikat.
Bagikan
Berita terkait
Kapolri Ungkap 5 Isu yang Jadi Perhatian Polri: Konflik hingga AI
kumparan · 28 September 2026 pukul 20.21
Peluncuran Kartu Kredit Gaya Hidup Modern, MNC Bank Gandeng JCB dan Kawasaki
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 17.50
Benings Pratama Buka Opra Tower, Perluas Ekosistem Bisnis Kecantikan
CNN Indonesia · 27 September 2026 pukul 11.01
Lebih dari Sekadar Olahraga, Padel Resmi Jadi Identitas Baru Gaya Hidup Perkotaan
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 17.01