Studi Terbaru Sebut Ozempic Berpotensi Bantu Pasien dengan Gangguan Mental Serius
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi Griffith University Australia menemukan bahwa penggunaan semaglutide, zat aktif dalam obat Ozempic dan Wegovy, berkaitan dengan penurunan risiko rawat inap psikiatri pada pasien gangguan bipolar. Penelitian terhadap 14.694 orang di Swedia periode 2009-2024 menunjukkan bahwa 5.200 pengguna obat golongan GLP-1 ini mengalami penurunan risiko rawat inap psikiatri sebesar 21 persen dibandingkan saat tidak menggunakan obat tersebut.
Selain itu, semaglutide juga dikaitkan dengan penurunan risiko rawat inap akibat kekambuhan gangguan bipolar sebesar 17 persen. Temuan ini membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai manfaat agonis reseptor GLP-1 di luar fungsi utamanya untuk mengobati diabetes dan obesitas.
Bagikan
Berita terkait
Eropa Pimpin Jumlah Kasus Bunuh Diri dengan 48.000 Orang per Tahun
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 23.35
Pengelola GBK Buka Suara usai Pria Ditemukan Tewas di Plaza Utara
kumparan · 9 September 2026 pukul 17.37
AI Down Berjemaah: Saat ChatGPT, Claude, dan Grok Pingsan Bersamaan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 14.24
Begini Cara AQUA Ajak Generasi Muda Temukan Lagi Sisi Adem di Dalam Diri
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 22.00