Studi Ungkap Rahasia Selandia Baru Tekan Angka Perokok, Ada Peran Vape
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi yang diterbitkan The Lancet menunjukkan prevalensi merokok orang dewasa di Selandia Baru turun signifikan sejak 2018. Sebelumnya, laju penurunannya rata-rata 3,5 persen per tahun. Namun, pada periode 2018-2023, laju penurunan melonjak hingga 17,9 persen per tahun. Para peneliti, termasuk Profesor Emeritus Universitas Auckland Robert Beaglehole dan Ruth Bonita, menemukan bahwa adopsi penggunaan rokok elektronik (vape) yang lebih luas sejak 2019 menjadi salah satu faktor pemicu penurunan cepat ini. Studi ini menekankan peran penting kebijakan pengendalian tembakau dan pendekatan tobacco harm reduction (THR) dalam mengurangi prevalensi merokok.
Bagikan
Berita terkait
Polisi Gagalkan Peredaran 622 Narkoba Pod Getar Asal Malaysia
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 14.35
Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga di Medan, Diduga Bandar 'Pod Getar'
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.02
Polda Metro Bongkar Lab Vape Etomidate di Apartemen Jakut dan Tangerang
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 00.16
Berkas Lengkap, Pengendali Lab Vape Etomidate Jaktim Dilimpahkan ke Jaksa
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 20.03