Suara Gemuruh Usai Gempa Flores Fenomena Alami, Pakar Minta Warga Jangan Panik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores pada Kamis (21/8) menyebabkan suara gemuruh di desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, NTT. Pakar IABI Daryono menjelaskan suara tersebut merupakan fenomena akustik alami dari konversi gelombang seismik P ke gelombang suara di udara, bukan pertanda gempa susulan. Getaran pertama dirasakan adalah gelombang P dengan kecepatan tertinggi, diikuti rekah patahan batuan yang menghasilkan dentuman mirip guntur panjang. Struktur geologi kawasan Flores dengan lapisan sedimen lunak dan karst berongga memperkuat amplifikasi getaran serta suara yang terdengar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 21.14
BNPB: 1.954 ton bantuan telah tersalur untuk korban gempa NTT
CNN Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.55
BNPB: 188 Ribu Orang Lebih Masih Mengungsi Imbas Gempa NTT
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.36
Soal Pemulihan Bencana NTT, Kemenkeu Masih Tunggu Laporan BNPB
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 16.30
BNPB Ungkap Gempa Susulan di NTT Tembus 9.765 Kejadian, Paling Besar M 6,2
Berita terkait
Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Ini Penjelasan Pakar IABI
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 06.19
6.409 Gempa Susulan Guncang Flores, Warga masih Bertahan di Pengungsian
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.59
Sebanyak 3.752 Gempa Susulan Masih Terjadi di Flores NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.06
Kepala BNPB Minta Warga Flores Jangan Panik Hadapi Gempa Susulan: Tetap Tenang
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 21.04