Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Sugiono Direshuffle, Eks Wamenlu Titip 3 Pesan Ini ke Menlu Baru

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet yang menyentuh Kementerian Luar Negeri. Sugiono yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri digeser menjadi Menko PMK, sementara kursi Menlu ditempati oleh Arrmanatha Christiawan Nasir (dikenal sebagai Tata), seorang diplomat karier. Pergantian ini dinilai wajar mengingat beban tugas Sugiono yang harus membagi fokus antara diplomasi dan tanggung jawab partai. Dino Patti Djalal, mantan Wamenlu dan pendiri FPCI, memberi apresiasi atas kiprah Sugiono selama 23 bulan sebagai Menlu, termasuk pencapaian seperti masuknya Indonesia ke BRICS, terpilihnya sebagai Presiden Dewan HAM PBB, pendirian Board of Peace, dan pemulangan WNI dari luar negeri. Dino juga menyoroti sikap profesional Sugiono dalam menghadapi kritik tanpa mudah tersinggung.

Sebagai Menlu baru, Tata menerima tiga pesan penting dari Dino. Pertama, Indonesia harus mempertahankan politik luar negeri yang berani membela prinsip hubungan internasional tanpa tunduk pada tekanan asing. Kedua, perlu perbaikan anggaran Kementerian Luar Negeri yang dinilai belum sejalan dengan kebutuhan operasional diplomat di luar negeri. Ketiga, Tata diharapkan menjaga kolaborasi dengan masyarakat sipil, termasuk FPCI, karena politik luar negeri tidak akan berhasil tanpa dukungan internal. Dino menekankan pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan diplomasi negeri.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait