Jakarta · Senin, 21 September 2026Cari
WargaKonoha

Sumaya, dari keluarga sepak takraw hingga mengukir sejarah teqball

Sumaya, atlet Indonesia berusia 21 tahun, meraih medali perak teqball tunggal putri Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, setelah kalah dari Wai Khin Hnindalam dari Myanmar dalam pertandingan ketat tiga set. Sumaya berhasil memenangkan set pertama 12-10, namun lawannya bangkit dan menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menang pada set penentuan. Medali ini menjadi istimewa karena teqball baru saja debut dalam Asian Games. Sumaya berasal dari keluarga yang kuat di dunia sepak takraw di Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau. Ayah dan ibunya adalah atlet sepak takraw, bahkan sang ibu pernah menjadi atlet nasional. Tiga saudara perempuannya juga menekuni olahraga tersebut. Sejak kecil, Sumaya terbiasa dengan latihan keras di rumah. Sekitar dua tahun lalu, ia beralih dari sepak takraw ke teqball setelah tidak terpilih untuk timnas sepak takraw dan mendapat tawaran untuk mencoba teqball dalam ajang eksibisi. Meski hanya berlatih kurang dari sebulan sebelum pertandingan pertamanya, Sumaya langsung meraih medali. Kecepatan pengembangannya tak melewgalkan, pelatih Benidiktus Budi Setyoko memandangnya sebagai salah satu bintang teqball Indonesia.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait