Sumur Eksplorasi Laba-Laba 1 Resmi Dibor, Segini Target Produksinya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengeboran Sumur Eksplorasi Laba-Laba-1 di wilayah Offshore Natuna Barat resmi dimulai pada 30 Juli 2026 pukul 02.20 WIB. Operasi pengeboran dilakukan oleh Prime Natuna EP menggunakan rig Admarine 502. Prime Natuna EP merupakan operator baru yang mengakuisisi Premier Oil Natuna Sea pada 28 Mei 2026.
Sumur ini menargetkan reservoir utama Sandstone Upper Arang (UA Aa-8), yaitu play yang sama dengan reservoir di Lapangan Pelikan, Naga, dan Iguana yang telah memproduksi gas secara kumulatif sebesar 578 BCF. Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyatakan bahwa Laba-Laba-1 memiliki potensi sumber daya terambil dry gas sebesar 45 BCF dan dibor hingga kedalaman Total Depth 5.597 ft TVDSS.
Laba-Laba-1 merupakan sumur pertama dalam kampanye pengeboran eksplorasi tiga sumur, yang dilanjutkan dengan Bekantan-1 dan Tenggiling South-1 dengan total potensi sumber daya terambil mencapai 226 BCF gas. Seluruh pengeboran ditargetkan selesai pada November 2026. Sumur Laba-Laba-1 dan Bekantan-1 direncanakan mulai produksi onstream pada 208 atau lebih cepat dengan target 23 mmscfd.
Bagikan
Berita terkait
Perusahaan Arab Segera Umumkan Kepastian Investasi Proyek Migas Aceh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 12.25
Mendag Optimistis Neraca Perdagangan Membaik
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 21.53
PHE OSES Peringati Momen Kemerdekaan dari Darat hingga Lepas Pantai
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 20.24
Mandangin Bergema, Saat 400 Warga Pulau Hidupkan Kembali Legenda Bangsa Cara-Raga Patmi
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.50