Super Garuda Shield 2026 Libatkan 21 Negara, Panglima TNI: Ajang Tukar Kemampuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2026 digelar dari 31 Agustus hingga 11 September 2026 dengan partisipasi 21 negara dan total 4.743 personel. Latihan ini dilaksanakan di lima lokasi yakni Puslatpur Baturaja, Bandung, Jakarta, Lampung, dan Nunukan. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyatakan tujuan utama latihan adalah untuk diplomasi dan pertukaran kemampuan militer antarnegara. SGS 2026 menggabungkan 12 materi latihan termasuk operasi siber, penembakan, dan penerjunan udara. Amerika Serikat turut serta dengan alutsista seperti sistem roket HIMARS dan pesawat angkut strategis C-17 Globemaster untuk mendukung latihan penerjunan. TNI juga menambahkan materi baru terkait Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR) di Minahasa guna meningkatkan kesiapsiagaan penanganan bencana alam. Agus menegaskan seluruh negara diundang untuk berpartisipasi, sementara ketidakhadiran suatu negara dapat disebabkan oleh agenda atau kegiatan lain di negara masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 14.15
Pasukan AS Diterjunkan ke Sumatra Selatan, Ada Apa?
Berita terkait
Menhan Sjafrie Sebut Prajurit TNI akan Jalani Pendidikan di Sekolah Militer Tiongkok
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.20
Panglima TNI Buka Latgabma Super Garuda Shield 2026 di Bandung
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 11.52
TNI AD - US Army Rampungkan Latihan Bersama Ksatria Warrior 2026
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 22.15
Bukan Karena Kim Jong Un, Latihan Militer AS-Korsel Tiba-Tiba Batal
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.00